contoh panumbu catur 5 orang
B. Daerah
nengdiah1
Pertanyaan
contoh panumbu catur 5 orang
1 Jawaban
-
1. Jawaban ilukman
Panumbu catur adalah istilah dalam bahasa Sunda yang artinya adalah orang yang bertugas mengatur dan mengarahkan jalannya sebuah diskusi, atau sering dikenal dengan istilah moderator. Mungkin yang dimaksud dari pertanyaan atau soal di atas adalah "contoh paguneman 5 orang" bukan "contoh panumbu catur". Apakah ada hubungannya antara panumbu catur dengan paguneman?.
Paguneman merupakan istilah dalam bahasa Sunda yang arinya adalah percakapan atau dialog dua arah, antar dua orang atau lebih dan dua arah, saling menimpali atau tanya jawab. Kalimat yang digunakan dalam paguneman adalah kalimat langsung. Jika dilihat dari suasananya, terdapat dua jenis paguneman, yaitu paguneman resmi dan paguneman tidak resmi. Contoh paguneman resmi adalah seperti sawala atau diskusi, sedangkan paguneman tidak resmi adalah seperti percakapan atau obrolan kita dengan teman atau dengan orang tua.
Berbeda dengan paguneman tidak resmi, di dalam paguneman resmi terdapat aturan-aturan yang perlu diperhatikan baik untuk pelaksanaannya maupun peserta yang mengikuti paguneman resmi tersebut, seperti dalam sawala atau diskusi. Di dalam suatu sawala harus ada orang yang bertugas mengatur dan mengarahkan jalannya sawala yang disebut sebagai panumbu catur atau moderator. Sedangkan peserta dari sebuah sawala disebut pamilon.
Jika yang ditanyakan adalah "contoh paguneman 5 orang", di bawah ini adalah contoh paguneman singkat 5 orang yang menggunakan bahasa Sunda. Paguneman tersebut adalah paguneman tidak resmi. Untuk paguneman resmi, seperti sawala atau diskusi, pada prinsipnya sama saja, bedanya hanya bahwa dalam sawala ada yang disebut panumbu catur atau moderator:
Amir : Pan poe Senen minggu hareup urang teh pere nya?, kumaha lamun poe Minggu na urang ulin?
Budi : Rek ulin ka mana?
Cepi : Kumaha lamun urang ulin ka Situ Gede?
Dedi : Enya hayu atuh urang ulin ka Situ Gede, kuring asa geus lila ulin ka Situ Gede.
Edi : Sarua kuring oge asa geus lila henteu ulin ka Situ Gede, hayu urang jadikeun wae atuh ulin ka Situ Gede teh.