Sosiologi

Pertanyaan

Jelaskan timbulnya kelompok sosial (social group) didalam kehidupan manusia

2 Jawaban

  • Manusia adalah makhluk sosial. Aristoteles menyatakan bahwa manusia adalah Zoon Politicon, man is naturally a country a community animal. Artinya bahwa manusia senantiasa mencari kumpulan da pergaulan dengan sesama.

    Dengan asumsi bahwa ada 2 (dua) bentuk assosiation yang bersifat dasar dan esensial dan keduanya bersifat natural dan tidak sengaja yaitu :

    asosiasi antara laki-laki dan perempuan –> untuk mendapatkan keturunan
    asosiasi antara pengusaha dan yang dikuasai –> dalam bentuk hubungan atasan dan bawahan.
    Menurut Charles .A.Ellwood, human association tumbuh dari dua bentuk asosiasi yang fundamental.

    Naluri manusia untuk selalu hidup dengan orang lain disebut Gregariousness, dan karena itulah manusia juga disebut social animal (hewan sosial), hewan yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama.

    Di dalam hubungan antara manusia satu sama dengan yang lainnya, yang paling penting adalah reaksi yang timbul karena adanya hubungan-hubungan. dalam memberikan reaksi, ada suatu kecenderungan manusia untuk memberikan keserasian dengan tindakan-tindakan orang lain. Oleh karena sejak lahir manusia sudah mempunyai 2 hasrat keinginan pokok,yaitu:

    keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya (masyarakat)
    keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya
    Untuk dapat menyesuaikan diri dan menghadapi dengan kedua lingkungan tersebut, amnusia menggunakan pikiran, perasaan dan kehendaknya. Kesemuanya itu menimbulkan kelompok-kelompok sosial didalam kehidupan manusia itu.

    #SemogaBermanfaat
  • Faktor pembentuk

    Bergabung dengan sebuah kelompok merupakan sesuatu yang murni dari diri sendiri atau juga secara kebetulan. Misalnya, seseorang terlahir dalam keluarga tertentu. Namun, ada juga yang merupakan sebuah pilihan. Dua faktor utama yang tampaknya mengarahkan pilihan tersebut adalah kedekatan dan kesamaan.

    Kedekatan

    Pengaruh tingkat kedekatan, atau kedekatan geografis, terhadap keterlibatan seseorang dalam sebuah kelompok tidak bisa diukur. Kita membentuk kelompok bermain dengan orang-orang di sekitar kita. Kita bergabung dengan kelompok kegiatan sosial lokal. Kelompok tersusun atas individu-individu yang saling berinteraksi. Semakin dekat jarak geografis antara dua orang, semakin mungkin mereka saling melihat, berbicara, dan bersosialisasi. Singkatnya, kedekatan fisik meningkatkan peluang interaksi dan bentuk kegiatan bersama yang memungkinkan terbentuknya kelompok sosial. Jadi, kedekatan menumbuhkan interaksi, yang memainkan peranan penting terhadap terbentuknya kelompok pertemanan.

    Pembentukan norma kelompok

    Perilaku kelompok, sebagaimana semua perilaku sosial, sangat dipengaruhi oleh norma-norma yang berlaku dalam kelompok itu. Sebagaimana dalam dunia sosial pada umumnya, kegiatan dalam kelompok tidak muncul secara acak. Setiap kelompok memiliki suatu pandangan tentang perilaku mana yang dianggap pantas untuk dijalankan para anggotanya, dan norma-norma ini mengarahkan interaksi kelompok.

    Norma muncul melalui proses interaksi yang perlahan-lahan di antara anggota kelompok. Pada saat seseorang berprilaku tertentu pihak lain menilai kepantasasn atau ketidakpantasan perilaku tersebut, atau menyarankan perilaku alternatif (langsung atau tidak langsung). Norma terbetnuk dari proses akumulatif interaksi kelompok. Jadi, ketika seseorang masuk ke dalam sebuah kelompok, perlahan-lahan akan terbentuk norma, yaitu norma kelompok.

Pertanyaan Lainnya