Sebutlah 3 seni kriya yang terbuat dari kulit dan bambu
Seni
inchess7075
Pertanyaan
Sebutlah 3 seni kriya yang terbuat dari kulit dan bambu
1 Jawaban
-
1. Jawaban feraslalucayank
teknik menanyam : proses menjaringkan atau menyilangkan bahan-bahan daripada tumbuh-tumbuhan untuk dijadikan satu rumpun yang kuat dan boleh digunakan.
Anyaman tunggal. Teknik anyaman tunggal adalah teknik di mana bambu dianyam satu-satu (secara tunggal). Teknik ini digunakan untuk membuat benda-benda seperti saringan, tampan, cerangka, dan lain-lain.· Anyaman bilik. Teknik anyaman bilik adalah teknik di mana bambu dianyam secara silang berurutan (dua-dua). Teknik ini digunakan untuk membuat benda-benda seperti bilik, nyiru, dan lain-lain.· Anyaman teratai. Teknik anyaman teratai membuat kerajinan anyam yang dibuat memiliki bentuk akhir yang artistik dan indah. Biasanya teknik unik ini digunakan dalam membuat bilik, agar bilik terlihat lebih indah dan menarik.· Anyaman bunga cengkih. Teknik anyaman seperti ini dapat dijumpai pada benda-benda seperti kipas, kecempeh atau tolok, sangku, dan lain-lain.Salah satu bentuk kerajinan anyam dari bambu yang cukup sederhana adalah kipas sate. Selain bentuknya yang sederhana sehingga mudah dibuat, bahan-bahan pembuatannya pun mudah didapat. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kipas sate ini adalah bambu, kayu, dan tali rotan. Selain bahan-bahan, persiapkan juga peralatan berikut ini:
Gergaji
Pisau raut
Golok
Paku
Persiapan pertama dalam membuat kipas ini adalah mengolah bambu. Gunakan bambu tali. Jika Anda mengambil langsung dari pohonnya, potong bambu per buku dengan gergaji agar rapi lalu bersihkan kulit dengan cara mengeriknya dengan rapi dan teratur. Kulit tersebut jika tidak dibersihkan berpotensi melukai kulit. Setelah itu lakukanlah langkah-langkah berikut ini:Belah dan iris bambu sesuai dengan ukuran bulatan bambu.Keringkan di bawah terik matahari atau panggang di atas tungku.Setelah benar-benar kering, sabit dengan pisau raut yang tipis, tajam, dan keras. Sabit tipis-tipis agar bambu yang akan dianyam lebih lentur.Cek kembali barangkali bambu tersebut perlu dikeringkan. Caranya, raut bulu pori-pori daging bambu itu, jika mengembang dan susah dibersihkan, artinya bambu masih harus dikeringkan.Raut dengan hati-hati. Bambu yang tipis mengering sulit diraut, karenanya butuh ketelitian dan ketekunan agar bambu teraut dengan rapi.Setelah semuanya siap, lakukan langkah-langkah berikut:Siapkan 2 irisan bambu, yang satu menghadap dagingnya sedangkan yang lain menghadap kulitnya.Persiapkan sumbu tengah berupa irisan bambu panjang. Sumbu lain sebaiknya ukurannya zig-zag agar mudah dianyam saat dibalikkan.Buat sudut kipas dengan cara menyilang dan melipat irisan bambu sejajar dengan bagian sumbu tengah, caranya adalah dengan menambah bahan anyaman.Anyam dengan hitungan satu-tiga-satu, serta dua anyaman untuk ke arah samping.Anyam terus sampai berbentuk segitiga, kemudian balikkan.
Lanjutkan proses penganyaman sampai kipas berbentuk segi empat.Anyaman Mendong
Selain bambu, anyaman dapat dibuat dengan menggunakan bahan mendong. Mendong berasal dari tanaman mendong, sejenis alang-alang yang tumbuh di rawa-rawa atau tempat tergenang. Sebelum digunakan, mendong harus dicuci dulu, dijemur sampai kering, diberi warna jika perlu, dan diberi pengawet agar tahan lama. Aneka kerajinan dari bahan mendong, antara lain sendal, tas, tempat tisu, topi, dan lain-lain.
2. Anyaman Eceng Gondok
Eceng gondok sangat mudah dibudidayakan sehingga dapat dijadikan bahan baku pembuatan aneka kerajinan anyaman. Seperti halnya mendong, eceng gondok yang akan digunakan harus dicuci dan dikeringkan, diberi warna jika perlu dan diberi pengawet agar tahan lama. Anyaman eceng gondok dapat dibuat kerajinan, seperti tas, sendal, alas duduk, tempat tisu, bahkan kursi.
3. Anyaman Rotan
Selain bambu, ada bahan lain dari alam yang tak kalah berkualitas, yaitu rotan. Rotan diperoleh dari hutan. Kerajinan anyaman yang dibuat dengan rotan, antara lain tempat tisu, kursi, keranjang pakaian, tudung saji, mainan anak, dan lain-lain.